H. BOKIR : MAESTRO TOPENG BETAWI (Bagian 2)
Almarhum H. Bokir, Dokumentasi Sabar Bokir

H. BOKIR : MAESTRO TOPENG BETAWI (Bagian 2)

H. BOKIR : MAESTRO TOPENG BETAWI (Bagian 2) – Seperti sudah diceritakan dalam episode sebelumnya, di tangan H. Bokir, terutama setelah mendirikan Setia Warga, pertunjukan topeng menjadi lebih dinamis dan variatif, terutama dengan lakon-lakon besutannya. Yang paling utama dari kesungguhannya dalam menggeluti topeng, H. Bokir meletakkan dasar-dasar bagi struktur pertunjukan topeng lebih asyik dan nikmat ditonton. Bukan hanya gebrakan humornya yang lebih cair, H. Bokir menjadi magnet bagi banyak seniman baik seangkatan maupun di bawahnya, menjadi epigon pola permainan dan pertunjukannya.

H. BOKIR : MAESTRO TOPENG BETAWI. Pada pertunjukan topeng, H. Bokir telah menetapkan standar atau ketentuan yang dapat membuat pertunjukan lebih mengalir, bukan hanya improvisasi saja, namun lebih kepada permainan musik pengirin dan urutan lagu yang dibawakan. Sudah sejak awal, H. Bokir dengan Setia Warganya cukup menarik perhatian dalam kreativitas di bidang alat musik yaitu memasukan alat-alat musik elektronik seperti : gitar, bass, saxophone dan lain-lain. Lebih jelas pada grup lawak dan orkes yang dibentuknya bersama H. Nasir, Orkes Melayu BOKNAS. Upaya ini jelas menjawab tantang zaman dan pergerakan gejala pasar penonton yang menanggapnya.

Seperti inilah H. Bokir menetapkan urutan atau pilihan lagu pengiring pertunjukannya.

  1. Arang-arangan (tetalu)

(a).Arang-arangan Tetopengan

  1. Lagu-Lagu Vokal Instrumental (Tanpa Tari)

(a). Ngelontong

(b). Lambangsari

  1. Lagu-Lagu Tari Topeng Kedok

(a). Kang Aji

(b). Enjot-enjotan

(c). Glenderan

  1. Lagu-Lagu Kembang Topeng dan Bodor

(a). Pantunan Aileu (pembukaan)

(b). Lipet Gandes (tandakan jalan kecrek dua)

(c). Ucing-ucingan (dahulu Corik Jangkrik)

(d). Lipet Gandes (penutup)

  1. Lagu-Lagu Tari Ronggang Topeng

(a). Gegot

(b). Enjot-enjotan

(c). Blantek

  1. Banyolan atau Lakon dan lagu-lagu ilustarsi untuk mengiringi adegan tertentu

a). Sedih/ Menangis

(1). Paris

(2). Kulu-kulu

(3). Sedih Perihatin

b). Pesta / Gembira

(1). Kopi Susu

(2). Keroncong

(3). Ujan emas

c). Perjalanan

(1). Atak-atak

(2). Senggot

(2). Renggong Gancang

d). Silat / Perkelahian

(1). Gembrung

e). Tegang

(1). Weledan

(2). Bendrong

f). Lagu-lagu penyambung adegan

(1). Renggongan

(2). Panjaran

(3). Waled

(4). Selontongan

(5). Kantun Tugas

 

g). Lagu-lagu pengulur waktu dalam lakon (hiburan)

(1). Anak Kambing

(2). Arjuna Minggat

(3). Bangket

(4). Baju Kampret

(5). Ban Karet/Budak Hideung

(6). Balo-balo

(7). Beras maur

(8). Bongbang

(9). Buah Kaung

(10). Burung Putih

 

(11). Cikeruan

(12). Cici Moyan

(13). Cioda

(14). Cikalong Hideung

(15). Cinong

(16). Geletrak

(17). Genjlong

(18). Goser lele

(19). Iwir-iwir

(20). Jepret Payung

(21). Kalontongan

(22). Kang Aji Sorban Palid

(23). Karantangan

(24). Kembang Bungur

(25). Kembang Jambe

(26). Kumbah Kampil

(27). Leles

(28). Mawar Viru

(29). Mari Kengen

(30). Menurun

(31). Nayuban

(32). Numpak Sado

(33). Ngisikan

(34). Oyong Bangkong

(35). Orang Kampung

(36). Pereredan

(37). Puntung Kota

(38). Renggong Manis

(39). Ronda Malam

(40). Sadaria

 

 

 

  1. Lagu-lagu iringan Bapak Jantuk

 

  1. Pembukaan

(1). Arang-arangan Jantuk

(2). Selokan (kereta basa)

(3). Dari jauh kapal datang

b). Mengasuh anak

(1). Mantun

(2). Timang-timang

c). Perceraian

(1). Serondang

  1. Penyesalan Cerai

(1). Ngelodok ( I  s/d V )

e). Lagu-lagu Pelet

(1). Kelanun

(2). Eceng Gondok

(3). Uler Kili

f). Rujuk

(1). Oncom lele

(Kembali Bagian 1)

Check Also

Entong Gendut

Entong Gendut Kisah Sang Pahlawan Condet

kebudayaan betawi – Entong Gendut Kisah Sang Jago Dari Condet. Tapi, Condet dalam sejarah tercatat sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published.