Asinan Betawi

Asinan Betawi Makanan Yang Di Favoritkan

kebudayaan betawi  – Asinan Betawi, makanan yang banyak di minati masyarakat baik tua maupun muda merupakan makanan yang di favoritkan disantap ketika siang hari merupakan salah satu kuliner yang identik berasal dari Betawi. Disebut Asinan karena rasa asin yang dominan pada kuliner ini.

Kuliner ini didominasi dengan aneka sayur-sayuran mentah ditambah dengan kacang tanah dan kerupuk mie kuning dan diberi kuah asinan.

Asinan Betawi dilihat dari sejarahnya, belum banyak data yang ditemukan mengenai awal mula kemunculan kuliner ini ditengah-tengah masyarakat Betawi, akan tetapi kuat dugaan bahwa proses pengolahan sayur-sayuran menjadi asinan mendapat pengaruh kuat dari penduduk non Betawi yang ada di Batavia.

Hal ini dapat diperhatikan dari rasa asin yang dominan yang didapat dari sawi asin dimana sawi asin dibuat dengan cara fermentasi rendaman air cuka dan asam garam.

Menelisik proses pembuatan sawi asin, cukup jelas pengaruh dari teknik pembuatan makanan berfermentasi yang dilakukan masyarakat yang berasal dari Tionghoa, Arab, atau India. selain itu, kerupuk mie kuning yang merupakan bagian dari asinan Betawi pada dasarnya diduga sebagai akulturasi kuliner dari masyarakat Tionghoa yang tinggal di Batavia.

Kerupuk ini adalah bentuk lain dari model mie yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Tionghoa. Hal ini memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa kegiatan masak-memasak yang dilakukan oleh masyarakat Betawi dan Indonesia pada umumnya merupakan bentuk akulturasi budaya dengan penduduk lainnya yang pernah menetap di Batavia.

Kuliner berbahan sayur-mayur ini, memberi gambaran yang cukup jelas bagi masyarakat bahwa kesuburan tanah di Betawi dan Indonesia pada umumnya menjadi jaminan mutu bagi pengembangan atau pembudidayaan berbagai jenis sayur mayur.

Asinan Betawi
(Asinan Betawi/Foto : Rudy_albdr/ kebudayaanbetawi .com)

Masyarakat Betawi,Dalam perspektif asinan adalah kudapan yang dinikmati diwaktu senggang sambil bercengkrama dengan teman-teman atau keluarga.

Sehingga dapat dikatakan kuliner ini selain menajdi simbol akulturasi berbagai suku bangsa di Jakarta, juga menjadi simbol kebahagiaan atau kegembiraan bagi masyarakat Betawi.

Tanda dari rasa gembira itu dapat kita temui pada suasana saat berbuka puasa, arisan keluarga yang dilengkapi dengan menu asinan. Di sisi lain kuliner inipun menjadi pelengkap pada beberapa upacara misalnya upacara Baritan.

Perbedaan asinan Betawi dengan asinan daerah lain adalah bahan-bahannya yang didominasi oleh sayur mayur yang dipadu dengan bumbu pedas manis dan diperkaya oleh rasa gurih dari kacang tanah goreng.

Asinan ini juga tergolong makanan yang menyehatkan, karena banyak mengandung sayur-sayuran. Asinan Betawi dimasak dengan cara seperti membuat acar. Untuk bumbu kuah, asinan terbuat dari bumbu kacang yang segar karena dicampur dengan cuka dan cabai. Sebagai pelengkap, asinan ini biasanya ditambahkan dengan kerupuk mi kuning dan kerupuk merah.

Bahan Dasar Sederhana membuat asinan Betawi :

  • Tahu
  • Toge
  • Ketimun
  • Sawi Asin
  • Kerupuk Merah
  • Kerupuk Mie
  • Kacang Tanah
  • Cabai
  • Garam
  • Cuka

*Selamat Meencoba dan Selamat Menikmati*

Check Also

SAMBEL GODOG

CERITA PUASA ANAK BETAWI Pengantar Ahlan wasahlan syahri Ramadan. Bulan puasa ini, laman www.kebudayaanbetawi.com menurunkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.