Wisata

Wisata Ke Lokasi Pelestarian Elang Bondol Icon Jakarta

kebudayaan betawi – Wisata Ke Lokasi Pelestarian Elang Bundol (Haliastur Indus) adalah maskot DKI Jakarta. Namun hewan endemik dengan ciri khan putih di kepala dan sebagian dadanya ini terancam punah. Bahkan di tanah kelahirannya di Kepulauan Seribu, sudah jarang terlihat.
Kondisi ini mendorong pemerintah untuk melindungi Elang Bundol. Hewan endemik ini juga dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 yang diatur dalam PP No.

Dengan populasi di ambang kepunahan, Jaringan Bantuan Satwa Jakarta (JAAN) telah bekerja untuk melestarikan Elang Bundol sejak 2005. Program ini merupakan suaka bagi Elang Bundol, dengan kondisi fisik yang berbeda. Fasilitas tersebut terletak di Pulau Kotok, salah satu pulau di gugusan Kepulauan Seribu, sebelah utara Jakarta.

Untuk mencapai Wisata Pulau Kotok, Anda harus menempuh perjalanan sekitar 60 menit dengan speedboat dari Dermaga Dermaga Ancol di lokasi Wisata Ancol. Setibanya di pulau, pengunjung akan disambut dengan sangkar raksasa bertuliskan Sanctuary. Artinya, kandang tersebut berisi banyak burung nasar Bondol yang telah dinonaktifkan sehingga tidak dapat dilepaskan kembali ke alam liar.

Menurut Benvika, direktur JAAN, kandang tersebut menampung Elang pondol yang sayapnya patah dan tidak bisa terbang. Ada juga yang matanya terluka saat terkena jaring untuk menangkap burung.

Elang ini telah disita dari BKSDA (Pusat Konservasi Sumber Daya Alam) yang telah melakukan operasinya di berbagai daerah. Manusia menyimpannya di dalam kandang yang sempit, sehingga mereka berisiko mematahkan sayapnya. Bahkan sebagai hewan peliharaan, Elang Bondol kehilangan naluri untuk menangkap ikan hidup,” jelas Benfica.

terbagi menjadi beberapa bagian. Artinya, jika Elang Bondol dalam kondisi fisik yang baik, ia akan masuk ke kelompok perlakuan 1, yaitu dalam kandang besar. Di kandang ini, burung diberi makan ikan mati di kolam buatan.

Sedikit demi sedikit, elang bondol akan memakan ikan hidup. Hal ini untuk merangsang insting berburu ikan, yang sangat berguna ketika nantinya dilepas ke alam bebas.

Jika berhasil, Elang Bondol akan masuk dalam kelompok perlakuan 2. Pada kelas ini Elang Bondol sudah mulai berperilaku agresif dan memakan ikan hidup. Elang akan berpisah satu sama lain.

Kemudian Elang Bondol akan dipindahkan ke grup SOS 2 atau tempat jejaring sosial. Di dalam area SOS 2, tidak boleh ada suara atau suara manusia yang terdengar. Di kandang semi terbuka ini, kemampuan Elang Bondol untuk hidup mandiri dan selanjutnya dilepasliarkan ke alam liar diuji.

Tidak semua orang bisa mengunjungi Wisata Pusat Konservasi Elang Bondol. Sebab, BKSDA Jakarta dan JAAN sebagai lembaga yang menangani peternakan unggas peliharaan di Jakarta harus mendapatkan izin.

Namun, untuk mendukung pengenalan satwa langka ini, PT Pertamina (Persero) dan JAAN melaksanakan program Sahabat Semata dengan mengundang duta Elang Bondol untuk datang dan melihat habitat elang di Wisata pulau tersebut. Duta Elang Bondol adalah seorang pelajar SMA dan mahasiswa di DKI Jakarta.

“Mereka selanjutnya diharapkan menjadi motor penggerak pengenalan hewan peliharaan di Jakarta kepada teman-teman dan komunitas milenial,” kata Pertamina Moore III, Direktur Unit Hubungan Sosial dan Komunikasi Dewi Sri Utami, Rabu (14/8).

Menurut Dewi, sejak 2017 lalu, Pertamina bekerja sama dengan JAAN untuk memelihara burung elang bondol. Melalui SPBU Grup Jakarta, Pertamina mendukung pelestarian satwa berjuluk Brahma Kite tersebut dengan mendukung dana konservasi lebih dari satu miliar rupiah. Sebagian dari ini adalah uang yang dikumpulkan dari Ecorun Activity Register 2018, berjumlah lebih dari 500 juta rupiah.

“Bantuan Pertamina diwujudkan dalam berbagai kegiatan, antara lain renovasi sangkar elang, pembangunan gapura (pintu masuk) Wisata Suaka Burung Elang Bondol. Komitmen kami untuk melestarikan maskot ibu kota Jakarta, Elang Bondol, dengan ini hari.”

Check Also

Sang Maestro Telah Pergi

Betawi kehilangan salah satu maestronya. Seniman serbabisa H. Rojali bin Mochtar atau biasa dipanggil Babe …

Leave a Reply

Your email address will not be published.