Musik Tradisional Gambus

Musik Tradisional Pada Masyarakat Betawi

Gambang Rancag

Gambang Rancag terdiri dari dua unsur, yaitu : Gambang dan Rancag. Gambang berarti musik pengiringnya dan Rancag adalah pantun bercerita.

Gambang Rancag berarti nyanyian yang menuturkan cerita rakyat Betawi dalam bentuk pantun berkait. Gambang Rancag umumnya membawakan lakon jago, seperti: Si Pitung, Si Jampang, Si Angkri, dan lain-lain. Istimewanya lakon-lakon itu diubah menjadi pantun berkait. Lakon jago yang digubah menjadi pantun berkait dibawakan atau dinyanyikan oleh dua orang bergantian. Sama dengan berbalas pantun.Gambang Rancag

Dalam pegelaran Gambang Rancag selalu ada tiga bagian. Bagian pembukaan yang diisi dengan lagu instrumentalia disebut lagu phobin. Bagian ini berfungsi mengumpulkan penonton. Lagu-lagunya antara lain : Ma Tsu Thay, Kong Jie Lok, Phe Pan Tauw, Ban Kie Hwa, Phe Boo Tan, Ban Liauw.

Bagian kedua diisi dengan menampilkan lagu-lagu hiburan. Lagu hiburan disebut juga lagu sayur. Bagian ini berfungsi sebagai selingan sebelum ngerancag dimulai. Jenis lagu sayur banyak sekali, misalnya : Cente Manis, Kramat Karem, Sirih Kuning, Glatik Nguknguk, Surilang, Lenggang Kangkung, Kudehel, Kicir-Kicir, Jali-Jali, Kue Mangkok, Renggong Manis, Seren Balok, Siantan Landasan, Stambul, Stambul Bujuk, Stambul Bila, Stambul Caca, Stambul Jampang, Stambul Siliwangi, Persi Rusak dan Persi Jalan.

Bagian ketiga rancag. Lagu-lagu yang dibawakan dalam merancag adalah : Dendang Surabaya, Gelatik Nguknguk, Persi, phobin Jago, Phobin Tintin, dan Phobin Tukang Sado.

Gambang Kromong

Nama musik Gambang Kromong diambil dari nama alat musik yaitu Gambang dan Kromong. Selain Gambang dan Kromong, alat musik lainnya : kongahyan, tehyan, sukong, gendang, kempul, gong, gong enam, suling, kecrek, dan ningnong.

Sampai awal abad ke-19, lagu Gambang Kromong masih dalam bahasa Cina. Baru pada dasawarsa pertama abad ke-20, retepertoar lagu Gambang Kromong diciptakan dalam bahasa Betawi.Gambang Kromong

Dapat dikatakan Gambang Kromong merupakan musik pembauran yang harmonis. Dalam pergelarannya, orkes Gambang Kromong selalu membawakan lagu dua warna Cina dan Betawi. Warna Cina sangat kental dalam lagu-lagu instrumental yang disebut lagu phobin. Phobin terdiri dari beberapa judul yang masih berbahasa Cina, seperti Ma Tsu Thay, Kong Jie Lok, Phe Pan Tauw, Ban Kie Hwa, Phe Boo Tan, Ban Liauw, dan lain lain. Lagu Betawi yang sangat terkenal misalnya : Cente Manis, Kramat Karem, Sirih Kuning, Glatik Nguknguk, Surilang, Lenggang Kangkung, Kudehel, Kicir-Kicir, Jali-Jali, dan lain-lain. Atau sering juga disebut jenis-jenis : stambul, jali-jali, dan persi.

Umumnya Gambang Kromong menjadi pengiring pertunjukan Lenong dan Tari Cokek atau tari-tari garapan baru. Sebenarnya Gambang Kromong dapat tampil secara mandiri. Artinya tampil membawakan lagu-lagu instrumental dan vokal.

Gambang Kromong biasanya ditanggap pada berbagai acara kemasyarakatan, seperti resepsi perkawinan, khitanan, ulang tahun, acara pemerintahan dan hari-hari besar nasional. [Rudy_Albdr]

Check Also

LAKON MAHARAJA GAREBEG JAGAT (Bagian 12)

LAKON MAHARAJA GAREBEG JAGAT (Bagian 10)

Maharaja Garebeg Jagat – Tersebutlah seorang Penyalin dan Pengarang Sastra Melayu di Tanah Betawi pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *