Hikayat Jaya Lengkara – merupakan karya sastra tulis melayu klasik Betawi, buah karya Muhammad Bakir. Beliau dan ketiga saudaranya dan Sapirin—yang sering juga disebut Guru Cit, adalah anggota keluarga Fadli yang aktif dalam proses menerjemahkan, menyadur dan penulisan. Suatu ketika, saat tengah malam Cinda Biya mendengar suara tanpa wujud. “Wahai …
Baca Selanjutnya »Hikayat Jaya Lengkara (Bagian 2)
Hikayat Jaya Lengkara – merupakan karya sastra tulis melayu klasik Betawi, buah karya Muhammad Bakir. Beliau dan ketiga saudaranya dan Sapirin—yang sering juga disebut Guru Cit, adalah anggota keluarga Fadli yang aktif dalam proses menerjemahkan, menyadur dan penulisan. Tulisan ini disadur dari buku “Bunga Rampai Sastra Betawi”, Dinas Kebudayaan dan …
Baca Selanjutnya »Hikayat Jaya Lengkara (Bagian 1)
Hikayat Jaya Lengkara – merupakan karya sastra tulis melayu klasik Betawi, buah karya Muhammad Bakir. Beliau dan ketiga saudaranya dan Sapirin—yang sering juga disebut Guru Cit, adalah anggota keluarga Fadli yang aktif dalam proses menerjemahkan, menyadur dan penulisan. Tulisan ini disadur dari buku “Bunga Rampai Sastra Betawi”, Dinas Kebudayaan dan …
Baca Selanjutnya »SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI (Bagian 5)
Oleh : Prof. Dr. Muhadjir SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI – Artikel ini mengungkapkan Sastra Daerah Betawi abad ke-sembilanbelas, sebagai salah satu aspek dari khazanah kebudayaan yang didaerahnya sendiri selama ini seolah-olah terpendam. Artikel ini pernah diterbitkan dalam buku “Bunga Rampai Sastra Betawi” tebitan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI …
Baca Selanjutnya »SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI (Bagian 4)
Oleh : Prof. Dr. Muhadjir SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI – Artikel ini mengungkapkan Sastra Daerah Betawi abad ke-sembilanbelas, sebagai salah satu aspek dari khazanah kebudayaan yang didaerahnya sendiri selama ini seolah-olah terpendam. Artikel ini pernah diterbitkan dalam buku “Bunga Rampai Sastra Betawi” tebitan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI …
Baca Selanjutnya »SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI (Bagian 3)
Oleh : Prof. Dr. Muhadjir SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI – Artikel ini mengungkapkan Sastra Daerah Betawi abad ke-sembilanbelas, sebagai salah satu aspek dari khazanah kebudayaan yang didaerahnya sendiri selama ini seolah-olah terpendam. Artikel ini pernah diterbitkan dalam buku “Bunga Rampai Sastra Betawi” tebitan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta …
Baca Selanjutnya »SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI (Bagian 2)
Oleh : Prof. Dr. Muhadjir SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI – Artikel ini mengungkapkan Sastra daerah Betawi abad ke-sembilanbelas, sebagai salah satu aspek dari khazanah kebudayaan yang didaerahnya sendiri selama ini seolah-olah terpendam. Artikel ini pernah diterbitkan dalam buku “Bunga Rampai Sastra Betawi” tebitan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta …
Baca Selanjutnya »SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI (Bagian 1)
Oleh : Prof. Dr. Muhadjir SASTRA TULIS MELAYU KLASIK BETAWI – Artikel ini mengungkapkan Sastra Betawi abad ke-sembilanbelas, sebagai salah satu aspek dari khazanah kebudayaan yang didaerahnya sendiri selama ini seolah-olah terpendam. Artikel ini pernah diterbitkan dalam buku “Bunga Rampai Sastra Betawi” tebitan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta …
Baca Selanjutnya »Hikayat 1000 Dongeng: Hikayat Raja Uswanda Part 8 (Kumala Mustika Naga)
Hikayat 1000 Dongeng: Hikayat Raja Uswanda Part 8 (Kumala Mustika Naga) –Naskah karya Muhammad Bakir yang ditulis pada masa akhir abad-19 pada part 8 ini berjudul “Kumala Mustika Naga”. Tersebutlah seorang kaya yang bernama Damdani. Ia memiliki seorang anak lelaki tunggal semata wayang yang sangat ia sayang, Tansif namanya. Teramat …
Baca Selanjutnya »Hikayat 1000 Dongeng: Hikayat Raja Uswanda Part 7
Hikayat 1000 Dongeng: Hikayat Raja Uswanda Part 7 (Nenek Mawar Dan Cucunya) – Naskah karya Muhammad Bakir yang ditulis pada masa akhir abad-19 pada part 6 ini berjudul “Nenek Mawar Dan Cucunya”. Hiduplah seorang nenek yang bernama Nenek Mawar. Ia tinggal di pinggir kampung bersama anak perempuan nya yang sudah bersuami. …
Baca Selanjutnya »