Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian7) – Sejak Dewi Rara Amis bertahta, Saputra Angga kian jaya. la mengurus ketiga anak Sentanu seperti anak sendiri. Saat itulah Saputra Angga menjadi Astina. Tersebutlah Raja Basmak. Ia memiliki tiga orang putri. Yang tertua bernama Dewi Amba, yang kedua …
Baca Selanjutnya »LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian6)
Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian6) – Karena bingung menangislah Purasara. Semar membujuknya. Lalu Semar dan Garubug membuat api unggun dan membakar dupa, setanggi dan gaharu. Keduanya memuja dewata memohon petunjuk. Tak lama muncullah empat bayi. Purasara menanyai keempat bayi itu. Ternyata mereka anak dari …
Baca Selanjutnya »LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian5)
Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian5) – Tersebutlah Maharaja Kusumabrata. Ia telah lama mangkat. Kerajaannya silih berganti dipegang oleh para keturunannya. Sampai pada Maharaja Wangsapati. Di tangan Wangsapati kerajaan itu kian jaya, namanya pun diganti jadi Kerajaan Warta. Sewaktu muda, Wangsapati pernah berlayar di Bengawan …
Baca Selanjutnya »LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian4)
Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian4) – Tersebutlah Raja Citra Dewa dari Manggada. la memiliki dua orang anak, yang sulung seorang putra bernama Citra Kesuma. Yang bungsu seorang putri bernama Citra Wati. Kecantikan putri Citra Wati menarik perhatian banyak raja dan pangeran. Pinangan pada Putri …
Baca Selanjutnya »LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian3)
Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian3) – Telah empat puluh hari empat puluh malam Prabu Kalimantara dan Dewi Syadatwati di peraduan. Keduanya tak juga keluar keluar. Tak seorang pun berani masuk membangunkan keduanya. Datanglah Batara Narada ke Cempaka Wadara. la menanyakan Dewi Syadatwati. Karena sang …
Baca Selanjutnya »LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian2)
Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi LAKON LELUHUR PANDAWA (Bagian2) – Betari Durga mengganti nama menjadi Prabu Kalimantara. Dewi Kamirati menjadi Dewi Suaragani, Batara Darma dewa manjadi Patih Tunggul Naga, Batara Bermasiwa menjadi Tumenggung Bermadaging dan Batara Kala Giri menjadi Bupati Kerawalang. Sedangkan Maya Dadali dan Ruda Dadali tidak …
Baca Selanjutnya »Mahabharata Konflik Pandawa Lima
Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi Mahabharata Konflik Pandawa Lima – Mahabharata menceritakan konflik Pandawa Lima melawan saudara sepupu mereka Sang Kurawa mengenai hak pemerintahan negara Astina. Puncaknya adalah pertempuran 18 hari pada perang besar Bhratayudha di Medan Kurukshetra. Kisah ini disebut Astadasaparwa, karena terdiri dari 18 bagian. …
Baca Selanjutnya »Ramayana Cerita Epos Dari India
Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi Ramayana Cerita Epos Dari India – Dijelaskan dalam KBBI, Ramayana adalah cerita epos dari India yang digubah oleh Walmiki yang menceritakan petualangan Rama, titisan Dewa Wisnu dalam mitologi Hindu. Ramayana berasal dari bahasa Sanskerta. Terdiri atas dua kata, Rama dan Ayana, yang artinya …
Baca Selanjutnya »Puser Cerita
Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi Puser cerita atau disebut juga pancer cerita adalah kisah wayang purwa. Dalam KBBI, kata purwa artinya mula-mula, permulaan, paling awal. Namun dalam tulisan ini yang dimaksud purwa berasal dari kata parwa yang berarti bagian. Disebut wayang purwa karena terdiri dari beberapa bagian atau …
Baca Selanjutnya »Jampi Kamasalah
Oleh : Tim Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi Jampi Kamasalah – Meruwat seperti diuraikan pada tulisan terdahulu, adalah upaya menetralisir atau mengembalikan keadaan tidak normal menjadi normal kembali. Dengan demikian, keseimbangan dan ketenteraman kehidupan berjalan seperti sedia kala. Narasi meruwat atau ruwatan sebenarnya berisi kisah hidup Batara Kala. Pada segmen khusus, …
Baca Selanjutnya »