Selametan
( Selamatan Foto : Rudy_albdr )

Upacara Makanan Bersama Yang Disesuaikan Dengan Jenis Acara

Tak terasa waktupun berjalan terus, sinar matahari semakin terang. Satu persatu tamu mulai datang berpasangan.Setiap tamu disambut ramah, penuh senyum dengan wajah cerah. Setelah bersalaman mereka dipersilahkan mengambil tempat duduk. Sebagai penghormatan pertama tamu wanita ditawari makan sirih dan pria dengan rokok. Selanjutnya mereka bebas memilih makanan dan minuman yang disukai. Suasana pesta di kediaman Dewi Sri cukup meriah seperti halnya pesta yang diselenggarakan tuam rumah. Semua tamu merasa senang. Mereka pulang membawa kenangan.

Kepuasan tamu makhluk halus itu sampai juga kepada makhlukhalus yang lain. Membuat mereka menjadi penasaran dan berusaha menyempatkan untuk datang. Kehadiran mereka berarti bersama saudara kembarnya, yaitu manusia ke pesta tuan rumah. Makhluk halus dijamu oleh

Dewi Sri sedangkan saudara kembarnya oleh tuan rumah. Tak jarang yang tak diundangpun memerlukan datang dan hal itu akan mendatangkan pendapatan bagi tuan rumah.

Kesibukan tuan rumah dalam menerima tamu undangan tak ubahnya sepeti yang dilakukan oleh Dewi Sri. Menurut kepercayaan masyarakat, kehadiran tamu tidak semata-mata karena undangan tuan rumah saja melainkan karena dorongan dan ajakan makhluk halus. Mereka datang bersama-sama ke tempat pesta. Makhluk halus, berarti saudara kembar manusia, diterima oleh Dewi Sri dengan sajian makan dan minuman sepuasnya. Sedangkan tamu tuan rumah, disumpel(disumbat, dalam hal ini disumbat keinginan makannya) hingga tidak berselera menyantap hidangan yang disediakan.

Check Also

SEJARAH, FILOSOFI DAN BUDAYA MAKAN GEPLAK DI BETAWI (Bagian Pertama)

SEJARAH, FILOSOFI DAN BUDAYA MAKAN GEPLAK DI BETAWI (Bagian Pertama)

HUT Kota Jakarta ke – 495, Dinas Kebudayaan bekerjasama dengan Lembaga Kebudayaan Betawi mengadakan rapat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *